Dilapor ke Polda NTT, John Bala Tidak Penuhi Panggilan Penyidik

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,083 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antonius Yohanes Bala, advokat PPMAN

Antonius Yohanes Bala, advokat PPMAN

“Tindakan mereka melanggar UU ITE Pasal 28 junto Pasal 45A UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” terang Petrus Selestinus, saat melayangkan laporan di Polda NTT pada 22 Maret 2024 lalu.

Informasi yang dihimpun media ini, Ditreskrimsus Polda NTT mengirim 7 penyidik ke Maumere Kabupaten Sikka untuk mengambil keterangan dari para terlapor dan saksi-saksi. Pemeriksaan berlangsung di Unit Reskrim Polres Sikka.

Baca Juga :  Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Berbeda dengan para terlapor, sejumlah saksi lain yang dipanggil menghadap penyidik Polda NTT malah sangat kooperatif, di antaranya Romo Aloysius Ndate dan Muhammad Yusuf Lewor Gobang. Dua saksi ini diperiksa di Polres Sikka, Senin (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romo Aloysius Ndate bersama Muhammad Yusuf Lewor Gobang di Unit Reskrim Polres Sikka

Romo Aloysius Ndate yang ditemui di Polres Sikka, Selasa (29/8), mengaku telah memberikan keterangan kepada penyidik Polda NTT. Dia tidak memberikan banyak informasi tentang kererangan apa saja yang sudah dia sampaikan kepada penyidik Polda NTT.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

“Saya diperiksa kurang lebih 2 jam, saya tidak bisa terangkan ke media,  nanti akan saya sampaikan saat sidang di pengadilan,” alasan dia.

Sementara itu Muhammad Yusuf Lewor Gobang juga mengakui telah memberikan keterangan kepada penyidik Polda NTT. Dia diperiksa selama kurang lebih 4 jam sejak pukul 18.00 Wita.

Berita Terkait

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:02 WITA

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terbaru