Konklaf Kepausan Mulai Hari Ini

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 606 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap putih keluar dari cerobong, simbol terpilihnya Paus yang baru

Asap putih keluar dari cerobong, simbol terpilihnya Paus yang baru

Sebelum pemungutan suara dimulai, semua orang yang bukan pemilih – termasuk Sekretaris Dewan Kardinal, Pemimpin Perayaan Liturgi Kepausan, dan petugas seremoni- harus meninggalkan Kapel Sistina.

Kardinal diakon senior kemudian menutup pintu, membuka dan menutupnya hanya bila diperlukan, seperti ketika infirmarii pergi untuk mengumpulkan suara para kardinal yang sakit dan kembali.

Proses Pemungutan Suara
Setiap kardinal menuliskan nama kandidat pilihan mereka pada kertas suara, melipatnya, mengangkatnya tinggi-tinggi sehingga terlihat, dan membawanya ke altar. Di sana, sebuah piala diletakkan dengan piring yang menutupinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap pemilih mengucapkan dengan lantang, dalam bahasa Italia Chiamo a testimone Cristo Signore, il quale mi giudicherà, che il mio voto è dato a colui che, secondo Dio, ritengo debba essere eletto yang artinya “Saya berseru sebagai saksi saya Kristus Tuhan, yang akan menjadi hakim saya, bahwa suara saya diberikan kepada orang yang saya yakini harus dipilih menurut Tuhan”. Kardinal kemudian meletakkan surat suara di piring dan menggunakannya untuk menjatuhkan suara ke dalam piala, membungkuk ke altar, dan kembali ke tempat duduknya.

Para kardinal yang hadir tetapi tidak dapat berjalan ke altar karena sakit memberikan surat suara mereka yang terlipat kepada salah satu pengawas, yang membawanya ke altar dan menaruhnya dengan cara yang sama, tanpa mengucapkan sumpah lagi.

Sementara itu, jika ada kardinal yang sakit dan tidak memungkinkan berada di kapel, ketiga infirmarii akan mengunjungi mereka dengan membawa nampan berisi surat suara dan kotak tertutup, yang sebelumnya terlihat kosong, lalu dikunci dengan kunci yang diletakkan di altar.

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA