Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi mendalam terhadap tantangan yang dihadapi oleh pemerintah kabupaten dalam menerapkan kebijakan ini, termasuk aspek administratif, teknis, maupun politis yang mungkin menghalangi pengalihan kewenangan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ketidakterlaksanaan pengalihan kewenangan ini dapat menimbulkan dampak serius terhadap efektivitas tata kelola sektor kelautan dan perikanan. PPI, yang seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi maritim, kini terjebak dalam ketidakpastian kelembagaan yang menghambat kemajuan dan pengembangan sektor perikanan daerah.
Hal ini akan berdampak langsung pada pelayanan publik terhadap nelayan, yang kehilangan akses terhadap berbagai program penguatan kapasitas, pelatihan, serta dukungan pembiayaan yang seharusnya disalurkan melalui pemerintah provinsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, adanya ketidaksesuaian ini juga berpotensi menciptakan tumpang tindih program dan inefisiensi penggunaan anggaran, yang pada akhirnya merugikan pembangunan ekonomi maritim di Kabupaten Sikka.
Oleh karena itu, penting bagi pemerintah Kabupaten Sikka untuk segera melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyelesaikan proses pengalihan kewenangan ini.
Langkah ini tidak hanya penting untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang, tetapi juga untuk mewujudkan tata kelola sektor perikanan yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan.


Ikuti Kami
Subscribe












