Kabar Gembira bagi Peternak Babi, Vaksin ASF Sudah Ada, Namanya Avac African Swine Fever Live

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,814 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan babi dalam kandang

Puluhan babi dalam kandang

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah kabar gembira bagi peternak babi di Kabupaten Sikka. Kini, sudah hadir vaksin untuk menyembuhkan penyakit demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF). Vaksin tersebut namanya Avac ASF Live.

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI telah menerbitkan surat resmi yang antara lain ditembuskan kepada Kepala Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.

Pemakaian vaksin Avac ASF Live itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Nomor 3693/Kep/Kpts/Pk.350/f/04/2025 tentang Persetujuan Penggunaan Darurat Obat Hewan Vaksin Avac African Swine Fever Live pada Babi.

Surat setebal 4 halaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan RI Agung Suganda,  tertanggal 23 April 2025.

Informasi tentang hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sikka terkait virus ASF dan virus Darah Pisang, Selasa (20/5).

Baca Juga :  Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

“Saya baru saja terima surat dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, disampaikan bahwa vaksin ASF sudah ada. Ini surat resmi dengan kop Kementerian,” jelas Yohanes Emil Satriawan.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru