

Maumere-SuaraSikka.com: Direktur Utama Perumda Air Minum Wair Puan Fransiskus Laka angkat bicara soal dana penyertaan modal Rp 6.750.000.000 dalam Program Hibah Air Minum Perkotaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) TA 2020 di Kabupaten Sikka.
“Semua kami laksanakan sudah susuai prosedural,” ujar dia di ruangan kerjanya, Selasa (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fransiskus Laka mengatakan hal itu terkait pernyataan Presidium Gerakan Masyarakat PMKRI Maumere Johan De Brito Papa Naga yang mendesak Kejaksaan Negeri Sikka segera menetapkan tersangka atas kasus tindak pidana korupsi dana penyertaan modal di Perumda Air Minum Wair Puan.
Dana penyertaan modal yang dipersoalkan ini pernah masuk dalam proses politik di DPRD Sikka melalui Pansus. Hasil Pansus dikirim ke Kejaksaan Negeri Sikka. Sejak awal Mei lalu, kasus dugaan tindak pidana korupsi penyertaan modal sudah pada tahapan penyelidikan Kejaksaan Negeri Sikka.
Fransiskus Laka mengatakan selama ini pihaknya lebih memilih diam atas proses politik dan proses hukum terhadap dana penyertaan modal. Dia beralasan pihaknya sangat menghormati proses yang terjadi.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












