Selain itu juga berbagai bentuk kegiatan lain berupa pembangunan sumur bor, pelaksanaan rehabilitasi sambungan rumah dalam bentuk pergantian meteran rusak, pergantian pipa, sambungan, perbaikan asesoris, penambahan jaringan tersier, penambahan kapasitas pompa dari pompa cadangan, subsidi pemasangan sambungan reguler bagi pelanggan non MBR, pembelian peralatan kerja dan kendaraan tangki air dan operasional, dan rencana pembangunan Kantor PDAM.
Dengan demikian, kata dia, dalam penyertaan modal itu bukan hanya pemasangan sambungan rumah. Tetapi juga termasuk belanja penyediaan sumber air, belanja penyediaan jaringan dan peralatan kerja, bahkan gedung.
“Kami belanjakan sudah sesuai apa yang diamanatkan dalam Perda. Jadi kalau ada opini bahwa dana penyertaan modal hanya untuk pasang sambungan rumah, itu keliru,” tegas Fransiskus Laka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sisa Dana
Dia mengatakan dari penyertaan modal Rp 6.750.000.000, pihaknya merencanakan sambungan rumah sebanyak 2.250. Namun karena harus ada tambahan cadangan 5 persen, sehingga jumlah yang diusul sebanyak 2.363.
Dari jumlah ini, 209 rumah tidak bisa dilakukan sambungan karena berbagai alasan. Kemudian setelah dilakukan sambungan rumah, diketahui 9 rumah juga tidak bisa dilaksanakan. Sehingga total sambungan rumah berjumlah 2.155.
“Persyaratan sangat ketat sekali,” ujar dia.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












