Bencana longsor yang terjadi di ruas jalan Wolo Ara-Wolo Koja Wolo Waru, hampir pasti masyarakat tidak bisa menggunakan akses jalan tersebut. Padahal di 2 kampung itu terdapat 31 rumah dengan 44 kepala keluarga. Praktis aktifitas masyarakat menjadi sangat terganggu.
“Akses jalan tidak normal, macet. Nah, kami kuatir kalau ada orang sakit dan ibu hamil yang butuh penanganan kesehatan segera,” ujar dia.
Bantuan alat berat berupa loader sebagaimana harapan Robertus Nando, sejatinya dibutuhkan pada semua titik longsor di Tana Wawo. Dinas PUPR Sikka harus lebih sigap mengerahkan alat berat ke lokasi longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Tana Wawo John Oriwis yang dihubungi dari Maumere, Sabtu (14/6), membenarkan banyak sekali titik longsoran di Kecamatan Tana Wawo. Beberapa titik longsor sudah sempat dibersihkan oleh masyarakat sekitar, namun belum tuntas karena butuh bantuan alat berat.
Dia menyebut seperti di Waturia Dusun Fai Panda Desa Renggarasi terdapat 4 titik longsoran dengan material berupa batu dan tanah serta pohon yang menutup badan jalan. Sebagian telah dibersihkan warga secara gotong royong walau belum tuntas.
“Butuh alat berat untuk gusur material yang ada sehingga masyarakat dapat mengakses kembali jalan secara normal,” ujar John Oriwis.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












