Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say mengaku terganggu sekali dengan dasar hukum yang dipakai pemerintah dalam menyusun KUAPPAS 2026. Dia mengingatkan Bupati Sikka agar tidak menganggap persoalan ini sebagai hal yang sepele.
“Kalau ini dipaksakan, cacat hukum, dan Fraksi Partai Gerindra tidak akan bertanggungjawab terhadap produk KUAPPAS. Saya minta jangan dipaksakan,” seru dia kepada Bupati Sikka di rapat paripurna.
Bupati Sikka berterimakasih atas masukan dan kritik dari Fraksi Partai Gerindra. Dia memastikan akan melakukan konsultasi ke Pemprop NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masukan yang baik biar kita tidak salah jalan, tidak cacat hukum. Nanti akan konsultasi dulu,” jawab Bupati Sikka.
Sambil menunggu koordinasi untuk konsultasi, pembahasan KUAPPAS tetap dilanjutkan. Menurut jadwal, mulai besok hingga satu minggu ke depan terjadi pembahasan lebih detail antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD Sikka.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












