

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Demokrat membeberkan keprihatinan serius atas lebih dari 70 objek wisata di Kabupaten Sikka yang hingga kini tidak memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun Fraksi Partai Demokrat tidak menyebut secara jelas objek-objek wisata yang dimaksud.
Hal ini disampaikan Jurubicara Fraksi Partai Demokrat Piet Christian da Cunha dalam Rapat Parpurna DPRD Sikka dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi atas Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Selasa (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Piet Christian da Cunha berpendapat kondisi ini memperlihatkan bahwa potensi pariwisata Sikka yang begitu besar justeru tidak dikelola secara produktif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah.
Ketidakjelasan tata kelola, ketiadaan regulasi pemanfaatan, dan pendekatan pengelolaan yang tertutup serta pasif telah menjadikan banyak destinasi wisata di daerah itu hanya sebagai “pajangan alam” tanpa nilai tambah ekonomi untuk daerah.
“Ini adalah pemborosan potensi dan kelalaian tata kelola yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujar dia.
Terhadap kondisi ini, Fraksi Partai Demokrat mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera membuka skema kerja sama dengan pihak ketiga melalui sistem bagi hasil yang transparan dan terukur.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












