Dilema Keselamatan Kerja Nelayan Kecil

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 246 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo

Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo

INDONESIA merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang dianugerahi kekayaan sumber daya laut yang melimpah dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, khususnya melalui sektor perikanan tangkap.

Namun, di balik narasi kemaritiman yang penuh optimisme tersebut, tersembunyi realitas struktural yang sering luput dari perhatian dalam perumusan kebijakan, yaitu lemahnya sistem perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja bagi nelayan skala kecil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nelayan tradisional, yang mayoritas termasuk dalam kategori pekerja sektor informal, setiap hari dihadapkan pada risiko kerja yang tinggi ketika melaut. Meskipun berperan vital sebagai penyedia utama pangan laut yang menopang ketahanan pangan dan konsumsi protein masyarakat, kelompok ini justeru menjadi salah satu yang paling rentan terhadap kecelakaan kerja.

Berbagai insiden kecelakaan kerja laut yang dialami nelayan pada dasarnya belum tercatat secara sistematis dalam sistem nasional. Akibatnya, kejadian kejadian tersebut tidak mendapatkan penanganan yang layak, baik dari sisi mitigasi risiko maupun kompensasi yang diperoleh.

Temuan empiris di berbagai wilayah pesisir mengindikasikan bahwa kecelakaan kerja di sektor perikanan bukanlah fenomena sporadis, melainkan berlangsung secara berulang dan sistemik.

Namun demikian, hingga saat ini belum tersedia mekanisme nasional yang secara terpadu berfungsi untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan menindaklanjuti insiden insiden kecelakaan kerja di laut.

Berita Terkait

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat
Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas
KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat
Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT
Dari Keresahan yang Sunyi, ke Mana Kita Melangkah Bersama?
KUHP dan KUHAP Baru: Reformasi Hukum atau Kemunduran Demokrasi?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:35 WITA

Gara-Gara Salah Input, PPPK Paruh Waktu di Sikka Belum Terima Gaji 3 Bulan

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:33 WITA

Jalan di Kampung Wuring Butuh Perhatian Serius

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:52 WITA

Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Berita Terbaru

Sekretaris Fraksi Nurani Sejahtera Beatus Wilfridus Djogo

Daerah

Jalan di Kampung Wuring Butuh Perhatian Serius

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:33 WITA

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA