Dilema Keselamatan Kerja Nelayan Kecil

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 281 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo

Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo

Urgensi berikutnya adalah membangun sistem pelaporan dan pendataan kecelakaan kerja laut yang dapat diakses secara luas. Tanpa data yang valid, kebijakan akan terus dibangun di atas asumsi yang keliru. Padahal, temuan empiris menunjukkan bahwa kecelakaan di laut bukan hanya menyebabkan luka, tetapi juga kehilangan nyawa secara berulang dan sistematis. Oleh karena itu, keselamatan kerja nelayan perlu dimasukkan dalam kerangka keadilan ekologi dan keadilan sosial.

Membangun industri perikanan dan meningkatkan ekspor tidak akan cukup jika para pelaku utama dalam rantai pasok perikanan tetap bekerja dalam kondisi tidak aman. Retorika Indonesia sebagai poros maritim dunia hanya akan menjadi slogan jika tidak dibarengi dengan komitmen untuk melindungi nyawa para nelayan.

Sudah saatnya Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah mengembangkan strategi lintas sektor untuk mengarusutamakan keselamatan kerja nelayan dalam setiap rencana pembangunan. Tidak cukup dengan pendekatan sektoral, yang dibutuhkan adalah peta jalan nasional keselamatan kerja maritim yang menjadikan nelayan kecil sebagai subjek kebijakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam jangka panjang, perlu dilakukan penataan ulang kerangka regulasi nasional agar mampu mengakomodasi realitas pekerja informal sektor kelautan, termasuk melalui revisi kebijakan K3, pelibatan organisasi nelayan lokal, serta integrasi keselamatan kerja dalam sistem jaminan sosial dan asuransi yang inklusif, selaras dengan standar internasional.

Apabila negara terus menunda keterlibatannya dalam upaya perlindungan keselamatan kerja nelayan kecil, maka ketimpangan sosial akan terus melebar dalam wajah pembangunan maritim nasional.***

Ditulis oleh Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo, dosen Universitas Nusa Nipa Maumere

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:38 WITA

3 WNA dan 1 WNI Terseret Arus di Perairan Pangabatang Maumere, Ditemukan Selamat

Berita Terbaru