Usai Menang di Kasasi, Pemerintah Identifikasi Data Pedagang Wuring, Siap Tampung di Pasar Alok

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,649 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Verdinando Lepe ngobrol santai bersama pedagang pakaian di Pasar Wuring, Rabu (30/7)

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Verdinando Lepe ngobrol santai bersama pedagang pakaian di Pasar Wuring, Rabu (30/7)

“Kalau Wuring tutup ya mau tidak mau ke Pasar Alok, asalkan kasih kami tempat yang layak. Tempat yang dulu itu mungkin lebih baik,” ujar dia.

Pedagang pakaian yang lain mengaku telah mendengar informasi hasil putusan kasasi melalui pemberitaan media. Bagi dia, pedagang semacam dia hanya membutuhkan akses berdagang yang aman dan nyaman.

“Belum tahu, lihat saja nanti,” ujar dia menjawab kesediaan pindah ke Pasar Alok.

Suasana aktifitas perdagangan di Passr Wuring, Rabu (30/7) sore

Setelah bertemu pedagang pakaian, Tim Identifikasi lalu berpindah menemui pedagang perabot rumah tangga dan kelontongan. Sama seperti sebelumnya, Verdinando Lepe menyampaikan putusan dan kasasi dan meminta pedagang kembali ke Pasar Alok.

Monce, pedagang kelontongan, siap pindah ke Pasar Alok

Monce, seorang pedagang kelontongan mengaku tidak keberatan jika harus berdagang di Pasar Alok. Dia berharap pengelola Pasar Alok benar-benar memberikan kemudahan bagi pedagang, baik menyangkut lokasi yang aman kewajiban-kewajiban pedagang.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Pantauan media ini, Rabu (30/7), meski telah ada keputusan Mahkamah Agung, Pasar Wuring masih tetap beraktifitas. Pedagang menggelar dagangan seperti biasa. Petugas parkiran kendaraan bermotor pun tetap menarik biaya parkir.

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA