“Ini semua dimaksudkan bagaimana bersama dapat membangun karakter bangsa, yang akan menjadi roh kita untuk menuju Indonesia Emas,” ujar dia.
Toto Purbiyanto tidak mengelak bahwa dalam upaya penguatan tersebut muncul tantangan-tantangan yang bisa saja melemahkan semangat menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Dia menyebut antara lain era globalisasi dan pengaruh asing.
Terhadap tantangan-tantangan tersebut, Toto Purbiyanto memberikan tips-tips sederhana, misalnya berperilaku bijak menggunakan sosial media. Buat dia, sikap bijak itu sendiri merupakan salah satu praktik nilai-nilai Pancasila.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












