Menurut dia, mestinya pihak yang berwenang memberikan izin harus juga menegaskan aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar, sekaligus sanksi atas pelanggaran dimaksud.
Stef Sumandi juga menyinggung pendidikan karakter anak dalam menjaga dan mendukung ketenteraman dan ketertiban umum. Tanggung jawab ini, kata dia, melekat dalam keluarga dan lembaga pendidikan.
“Saya juga mengharapkan komunitas-komunitas vertikal mulai dari rumah hingga sekolah, ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam menjaga ketertiban umum,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan orang tua harus memperhatikan pembentukan karakter anak-anak di dalam rumah. Jika terjadi keributan, kekacauan atau chaos, baik di rumah maupun di luar rumah, bisa menggambarkan karakter pendidikan.
Lembaga-lembaga pendidikan formal, ujar dia, selain mengutamakan pendidikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi, tapi di dalamnya terpatri juga pendidikan karakter.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat agar tidak boleh permisif terhadap tindakan kekerasan. Dalam konteks ini, kata dia, jika masyarakat menduga ada gejala-gejala terjadinya tindakan kekerasan, maka masyarakat harus berinisiasi mencegah. Atau pun, kata dia, jika terjadi perkelahian, maka harus ada upaya meleraikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang lebih fatal.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












