

Maumere-SuaraSikka.com: Operasi SAR banjir bandang di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo Propinsi NTT, akhirnya ditutup, Senin (15/9) pukul 15.00 Wita. Tiga korban yang belum ditemukan dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas Maumere Fathur Rahman selaku Sad Mission Coordiantor (SMC) menyampaikan penutupan Operasi SAR dilakukan karena misi kemanusuaan telah dilaksanakan selama 7 hari sesuai prosedural.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hingga hari ketujuh tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban, dan pencarian dinyatakan ditutup,” demikian keterangan Fathur Rahman kepada wartawan, Senin (15/9).
Dia mengatakan sejak peristiwa banjir bandang, 4 orang dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan melakukan pencarian, dan pada hari ketika berhasil menemukan seorang korban atas nama Achiles Agustinus Busa Jago. Korban yang adalah balita berusia 13 bulan ditemuman dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, jelas dia, pada pencatian hari-hari berikut Tim SAR Gabungan telah berijabaku dengan waktu dan tenaga serta mengerahkan alat eksavator dan anjing pemburu lokal. Namun hingga hari ketujuh tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban.
Fathur Rahman menambahkan jika di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












