Dia memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan selama 7 hari berturut-turut. Hal itu, kata dia, merupakan bukti pengabdian dalam misi kemanusiaan di Nagekeo.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan atas waktu dan tenaganya dapat melancarkan jalannya proses pencarian, dan kepada keluarga yang ditinggalkan kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya,” ungkap Fathur Rahman.
Pemberhentian Operasi SAR juga tertuang dalam Berita Acara, sebagai bagian dari kesepakatan antara Basarnas, instansi terkait bersama keluarga korban di Desa Sawu. Keluarga korban diwakili Dorotheus Dhae Teku dengan ikhlas menyatakan korban tidak diketemukan dalam Operasi SAR selama 7 hari yang telah dilaksanakan Basarnas dan Tim SAR Gabungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagaimana diketahui, hujan lebat pada Senin (8/9) sejak pagi hingga sore hari, mengakibatkan sungai meluap hingga terjadi banjir bandang yang mengepung Kecamatan Mauponggo. Empat orang meninggal dalam peristiwa ini.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












