

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Golkar mensinyalir pantai di wilayah utara hingga Kecamatan Kewapante di Kabupaten Sikka kini terancam sulit diakses. Pasalnya privatisasi kian marak, dan mengakibatkan fungsi pantai beralih menjadi properti koorporasi.
Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu menyebut pantai adalah ruang publik bagi semua lapisan masyarakat. Pantai menjadi ruang bebas untuk bermain, bersantai, berinteraksi antarpengunjung, dan tempat nelayan beraktivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kini hanya menjadi kenangan, seiring perubahan fungsi pantai menjadi area privat dan eksklusif,” ujar politisi asal Kecamatan Paga itu.
Antonius Hendrikus Rebu geram dengan kondisi ini. Padahal. kata dia, Kabupaten Sikka terkenal dengan pantai yang indah, ditambah pohon kelapa yang menciptakan pemandangan eksotis. Suasana alam itu, ujar dia, harusnya dinikmati secara bebas.
Menurut Fraksi Partai Golkar, privatisasi pantai di Kabupaten Sikka, bukan lagi fenomena baru. Hal ini marak terjadi di daerah-daerah strategis seperti sepanjang pantai utara Maumere hingga Kewapante. Padahal bentangan kawasan ini seharusnya berfungsi sebagai ruang hidup dan mata pencaharian bagi masyarakat pesisir.
“Faktanya, kini beralih menjadi kompleks eksklusif yang hanya dapat diakses orang-orang tertentu,” sindir dia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












