PNS Kejaksaan Negeri Lembata Ini Sebut Program JKN Jadi Perlindungan Diri dan Keluarga

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 70 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ainul Yaqin, PNS Kejaksaan Negeri  Lembata, tercatat pada segmen Peserta Penerima Upah

Ainul Yaqin, PNS Kejaksaan Negeri Lembata, tercatat pada segmen Peserta Penerima Upah

Lewoleba-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa JKN terus menjadi fenomenal dalam urusan kesehatan.

Ainul Yaqin, seorang PNS di Kantor Kejaksaan Negeri Lembata turut merasakan manfaat Program JKN. Sebagai peserta JKN, lelaki 25 tahun ini mengakui memperoleh banyak manfaat dari program yang fenomenal ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ainul adalah peserta JKN dari segmen Peserta Penerima Upah (PPU). Jauh sebelum itu, sejak masih kecil, dia sudah menjadi anggota PT Askes (Persero), dan menjadi tanggungan orang tua.

Baca Juga :  AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere

“Selama ini saya dan keluarga sudah memanfaatkan pelayanan kesehatan, sejak dari Askes hingga kini BPJS Kesehatan,” ujar Ainul, Selasa (5/8) lalu.

Sejak kecil Ainul mengalami minus pada mata. Dia pun memperoleh bantuan alat kesehatan berupa kacamata sesuai hak kelasnya. Kacamata tersebut sangat membantu sekali.

Baca Juga :  Ramai Isu Penyesuaian luran JKN, Begini Respon BPJS Kesehatan

“Saya mengalami mata minus sedari kecil, lalu saya cover untuk dapatkan kacamata. Dokter yang periksa arahkan saya ke rumah sakit, lalu saya diresepkan untuk ambil kacamata di Apotek yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Alhamdulillah selama tidak ada permintaan yang aneh-aneh dan mengikuti prosedur semua ditanggung Program JKN,” ujar dia.

Berita Terkait

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota
Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere
Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas
Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi
Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, Jaksa di Sikka Tidak Berani Pulbaket, PKB Minta Lanjutkan Pembangunan
Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat
Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama
AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WITA

Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:35 WITA

AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere

Senin, 9 Maret 2026 - 18:28 WITA

Kasus Pembunuhan di Rubit, Kuasa Hukum Keluarga Korban Dorong Penyidik Pakai Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA