Dokter Yoan Kedang Ajak Masyarakat Manfaatkan Mobile JKN

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 05:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 146 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Yoannita K Kedang, peserta JKN

Dokter Yoannita K Kedang, peserta JKN

“Dulu peserta JKN yang sakit harus datang ke fasilitas kesehatan untuk mengambil nomor antrian, tetapi sekarang bisa mengambil nomor antrian secara online dari rumah atau di manapun kita berada, saat waktu mendekati jam periksa baru kita ke faskes. Itu sangat memudahkan peserta JKN karena dapat menghemat waktu,” ungkap Yoan.

Yoan pun mengatakan melalui Aplikasi Mobile JKN peserta mandiri dapat mengecek jumlah iuran atau tunggakan yang harus dibayar. Menurut dia hal ini juga dapat memudahkan peserta JKN untuk memastikan kepesertaannya aktif atau tidak.

“Selain itu banyak fitur di Aplikasi Mobile JKN yang bisa dimanfaatkan peserta JKN, termasuk skrining riwayat kesehatan. Peserta dapat melakukan skrining riwayat kesehatan dengan mengklik fitur tersebut dan menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan dengan kondisi yang dirasakan secara jujur. Hal ini menjadi langkah pendeteksian secara dini untuk menjaga kesehatan diri kita sendiri,” ujar Yoan.

Yoan mengatakan dia pun selalu mengedukasi peserta JKN yang datang ke rumah sakit untuk sakit yang tidak gawat darurat agar datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar. Dia mengatakan kalau gawat darurat peserta JKN baru bisa langsung ke Unit Gawat Darurat (UGD). Dia pun selalu mengajak peserta JKN men-download Aplikasi Mobile JKN agar tidak perlu mengambil nomor antrian secara manual.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Saya seringkali dihadapkan pasien yang datang ke rumah sakit untuk berobat. Padahal kondisi mereka bisa ditangani di FKTP. Saya pun selalu mengedukasi jika gawat darurat baru bisa langsung bawa ke UGD. Dikatakan gawat darurat jika mengancam nyawa dan butuh penanganan segera. Kalau masih bisa ditangani di FKTP maka wajib ke FKTP tempatnya terdaftar,” ujar Yoan.

Pada kesempatan tersebut Yoan mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta JKN agar segera mendaftar menjadi peserta. Menurut dia penting sekali seseorang terdaftar menjadi peserta JKN agar memiliki perlindungan diri dan keluarganya. Dia pun tidak lupa mengajak masyarakat untuk men-download Aplikasi Mobile JKN.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru