Jika laga Persami dan Platina berakhir untuk kemenangan salah satu tim, maka FU harus berjibaku merebut kemenangan dari BMP. Hasil seri saja, membuat tim besutan Angelo Wake Kako itu harus angkat koper lebih cepat.
Dari catatan perjalanan 4 pertandingan di Pool C, rasa-rasanya BMP masih terlalu perkasa untuk FU. Banyak prediksi menyebut BMP akan menang atas FU. Kemenangan BMP menjadi straregis untuk mengusung tim ini tampil prima di babak penyisihan bersanding sahaja bersama PSN Ngada.
Meski demikian, ada keraguan justeru BMP akan “melepas” pertandingan penting itu, karena klub milik anggota Fraksi PAN DPR RI Ahmad Yohan itu sudah berada dalam posisi aman. BMP diperkirakan akan menurunkan pemain lapisan kedua guna menambah jam menit bagi yang belum pernah merumput.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Head Coach BMP Ibnu Chaldun dengan cepat menepis semua dugaan tidak berdasar itu. Dia memastikan BMP tetap akan menurunkan skuad terbaiknya. Bagi dia, pertandingan terakhir melawan FU bukanlah momentum untuk uji coba atau mengatur skor pertandingan.
Ibnu Chaldun malah dengan yakin mensejajarkan perjuangan BMU pada turnamen bergengsi ini sama halnya seperti orang yang sedang berperang. Bagi dia, setiap peperangan harus dilewati dengan misi totalitas demi kemenangan.
“Laki-laki Lamaholot pantang mundur dalam perang,” tegas dia ketika ditanya wartawan usai mengalahkan Persami, Minggu (16/11).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












