Dokter Umum dan Dokter Gigi di Sikka Mengeluh, Beban Kerja Tinggi, Insentif Rendah

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,852 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana RDP terkait persoalan yang dialami dokter umum dan dokter gigi di Kabupaten Sikka, Selasa (16/12)

Suasana RDP terkait persoalan yang dialami dokter umum dan dokter gigi di Kabupaten Sikka, Selasa (16/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Masalah pelayanan kesehatan di Kabupaten Sikka kembali menyeruak. Kali ini datang dari dokter umum dan dokter gigi. Dua komponen profesi dokter ini mengeluh antara lain karena jumlah sedikit, sementara beban kerja begitu tinggi, dan insentif yang diterima sangat kecil.

Keluhan para dokter ini terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Selasa (16/12). Perwakilan dokter yang hadir di RDP adalah Ketua IDI Sikka Dokter Thadeus Watu, lalu Dokter Servasius Suwaldus Situ dari Puskesnas Watubaing, dan Dokter Gigi Ewaldus Oktavianus Seda Sega dari PDGI Cabang Flores.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Setidaknya terdapat 6 persoalan dasar yang menyelimuti para dokter. Pertama, jumlah dokter dan dokter gigi di Kabupaten Sikka belum memenuhi standar rasio pelayanan kesehatan nasional, sehingga sebagian tenaga medis harus melayani lebih dari satu puskesmas tanpa kompensasi jasa medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, pelayanan konsultasi medis jarak jauh atau telekonsultasi belum memiliki dasar hukum berupa Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati. Ketiga, dokter dan dokter gigi berstatus Aparatur Sipil Negara tidak memperoleh tunjangan kinerja sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Keempat, insentif tenaga medis tidak dibayarkan sesuai ketentuan Peraturan Bupati Sikka Nomor 5 Tahun 2025. Kelima, penetapan Perda Tarif Retribusi Pelayanan Kesehatan tidak didasarkan pada analisis biaya satuan (unit cost) dan tidak menyesuaikan dengan tingkat inflasi daerah.

Dan keenam, perencanaan, distribusi, dan pendayagunaan tenaga medis belum diiringi dengan ketersediaan fasilitas dan sarana penunjang pelayanan, yang berdampak pada efektivitas dan mutu layanan kesehatan.

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru