KPK Gelar OTT ke-11 Tahun 2025 di Kalsel, Aparat Daerah Mulai Diperiksa

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 168 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya yang menjabat Kepala Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi HM Kunang ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi suap ijon proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya yang menjabat Kepala Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi HM Kunang ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi suap ijon proyek

Maumere-SuaraSikka.com: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada tahun 2025. Kali ini, OTT ke-11 dilakukan di wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis (18/12). Peristiwa ini menambah panjang daftar penindakan lembaga antirasuah sepanjang tahun ini.

Data yang dirangkum media ini, Jurubicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. Namun, dia belum merinci lokasi pasti OTT, termasuk apakah berlangsung di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, tim hari ini juga melakukan kegiatan di wilayah Kalsel,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Hulu Sungai Utara Iptu Asep Hudzainur mengonfirmasi bahwa KPK menggunakan fasilitas kepolisian setempat untuk melakukan pemeriksaan tertutup.

“KPK meminjam ruangan untuk pemeriksaan. Pemeriksaan tertutup dan itu sepenuhnya kewenangan KPK. Kami tidak mengetahui detailnya,” ujar Asep Hudzainur.

Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan pihak-pihak yang diamankan maupun dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi objek OTT di Kalimantan Selatan tersebut.

Baca Juga :  NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Deretan OTT KPK Sepanjang 2025
OTT di Kalimantan Selatan menjadi operasi ke-11 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah melakukan serangkaian OTT di berbagai daerah dengan beragam kasus.

Pertama, Maret 2025
OTT di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yang menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR.

Kedua, Juni 2025
OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Propinsi Sumatera Utara dan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Ketiga, pada 7–8 Agustus 2025 OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Keempat, pada 3 Agustus 2025 OTT di Jakarta terkait dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Kelima, pada 20 Agustus 2025 OTT kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, yang melibatkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan.

Keenam. pada 3 November 2025 OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Ketujuh, pada 7 Nopember 2025 OTT terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait dugaan suap pengurusan jabatan, proyek RSUD dr. Harjono, dan gratifikasi.

Kedelapan, pada 9–10 Desember 2025 OTT terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terkait dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi.

Kesembilan, pada 17–18 Desember 2025 OTT di Tangerang yang menjaring seorang jaksa, dua pengacara, dan enam pihak swasta, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp900 juta.

Dan kesepuluh, pada 18 Desember 2025 OTT di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang menjerat sejumlah pihak dan berujung pada penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait OTT di Kalimantan Selatan setelah proses pemeriksaan awal selesai. Publik pun menantikan transparansi serta ketegasan penegakan hukum dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah.*** (*/eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA