


Maumere-SuaraSikka.com: Sampah di Kota Maumere menjadi pemandangan yang lazim. Fakta ini membuat geram Fraksi Partai Golkar. Fraksi ini mendorong Bupati Sikka menetapkan Maumere dalam status darurat sampah.
“Fraksi menyarankan pemerintah segera mengkaji untuk menetapkan status darurat sampah supaya penanganannya segera dan terpadu serta melibatkan semua pihak,” usul Maria Angelorum Mayestatis saat menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi atas Persertujuan dan Penetapan RAPBD 2026, Senin (29/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Fraksi Partai Golkar status darurat sampah adalah langkah korektif dan sistimatik untuk menyelamatkan kondisi lingkungan dan kesehatan dari ancaman sampah. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk menangani masalah sampah di Kota Maumere.
Fraksi Partai Golkar menyentil persoalan sampah hingga saat kini masih menjadi keluhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, pasar, pemukiman padat, hingga kawasan pesisir. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah belum sepenuhnya tertangani secara sistematis, berkelanjutan, dan berbasis perubahan perilaku.
Sepanjang tahum 2025, hemat Fraksi Partai Golkar, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, seperti kerja bakti, imbauan kebersihan, dan pengangkutan sampah. Namun, langkah-langkah tersebut masih bersifat insidental dan belum menyentuh akar persoalan.
Karena itu, harap Fraksi Partai Golkar, pemerintah daerah tidak lagi memandang persoalan sampah sebagai urusan teknis semata. Justeru sebaliknya sebagai agenda prioritas pembangunan daerah yang memerlukan kebijakan yang tegas, dukungan anggaran yang memadai, serta kepemimpinan yang memberi teladan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












