“Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengambil nomor antrian secara online tanpa harus antri panjang di fasilitas kesehatan, melakukan perubahan data, pencarian informasi fasilitas kesehatan terdekat, bahkan melakukan Skrining Riwayat Kesehatan. Bahkan dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan, kini peserta JKN cukup menunjukkan NIK maka peserta sudah dapat langsung dilayani, tidak perlu lagi membawa berkas-berkas fotokopi saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, selama status kepesertaan aktif,” ungkap dia.
Sementara itu, Direktur Operasional Gojek Bambang Adi Wirawan menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi perusahaan yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan. Dia menilai kolaborasi dengan BPJS Kesehatan sebagai langkah strategis untuk menghadirkan rasa aman bagi mitra dalam bekerja.
“Kerja sama ini masuk ke aspek melindungi, dengan kolaborasi bersama BPJS Kesehatan, kami bisa memberikan jaminan kesehatan kepada mitra terbaik kami. Dengan demikian, mereka bisa bekerja dengan lebih tenang, lebih aman, dan lebih nyaman tanpa terganggu oleh kekhawatiran di jalan,” ujar Bambang Adi Irawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menambahkan kondisi kerja pengemudi yang menghadapi hujan, panas, dan berbagai risiko di jalan membuat aspek kesehatan menjadi sangat penting. Dia menambahkan kesehatan menjadi hal yang sangat krusial. Karena itu, menurut dia, kolaborasi ini membawa manfaat dan berkah, terutama bagi para mitra Gojek.
Bagi Mitra Juara Gojek atau mitra dengan kinerja terbaik dan berstatus full time, iuran BPJS Kesehatan akan ditanggung setiap bulan. Tujuannya, kata dia, agar mereka merasa lebih tenang dan tidak kuatir terhadap biaya-biaya yang tidak terduga saat jatuh sakit.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












