Karena itu Bupati Sikka menginkan agar Camat dan Lurah harus menjadi problem solving, mampu menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Menurut dia, dengan itu akan sangat membantu pemerintah di tingkat kabupaten.
“Kalau mampu selesaikan di kelurahan dan kecamatan, kami di kabupaten lebih tenang, lebih gampang, ya itu menurut saya,” ujar dia.

Ujung Tombak
Bupati Sikka menyebut Camat dan Lurah adalah ujung tombak pemerintahan daerah, karena paling dekat dengan masyarakat. Keberhasilan pembangunan, kualitas pelayanan publik, stabilitas sosial, serta kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, kata dia, sangat ditentukan oleh kinerja Camat dan Lurah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia meminta Camat san Lurah harus lebih memahami kondisi wilayahnya, mendekatkan diri dengan masyarakat, dan mengetahui masalah yang sedang terjadi, terutama isu aktual seperti sampah dan sanitasi, kebersihan lingkungan, stunting, demam berdarah serta masalah sosial lainnya. Dia berharap masalah-masalah ini harus segera dituntaskan.
“Saya tegaskan kepada Camat dan Lurah, untuk lebih banyak turun ke masyarakat, bangun koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak dalam mengatasi setiap persoalan yang terjadi. Lebih kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Dan segera laporkan ke Bupati terkait hal-hal yang sifatnya penting dan mendesak,” tegas Bupati Sikka.
Bupati menyinggung mantan Lurah Nangalimang Aloysous Parera, yang menurut hematnya sangat dekat dengan masyarakat. Kelurahan Nangalimang, kata dia, termasuk kelurahan yang paling bersih lingkungan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












