


Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus mengintai warga Kabupaten Sikka. Setidaknya selama Januari 2026, tercatat sudah 59 anak yang didera DBD. Satu orang di antaranya meninggal dunia.
Puluhan anak yang terserang DBD semuanya menjalani rawat inap di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere. Rata-rata sebagian besar mereka dirawat selama 4-5 hari, dan diperbolehkan pulang ke rumah setelah kesehatan membaik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga Senin (2/2) tercatat masih terdapat 11 pasien DBD yang dirawat di Ruang Melati. Beberapa pasien sudah dalam kondisi membaik, sementara beberapa lainnya terus mendapatkan perawatan kesehatan dari dokter dan perawat.
Untuk menekan lajunya angka DBD, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meminta warga masyarakat Kabupaten Sikka terus menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni Gerakan Bersih-Bersih pada setiap hari Jumat dengan melibatkan seluruh PNS pada semua instansi pemerintahan.
Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus mengimbau warga masyarakat untuk terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Upaya PSN harus digalakkan setiap saat dari lingkungan rumah, sekolah, dan tempat-tempat publik.
Dia meminta kesadaran seluruh masyarakat untuk aktif melakukan 3MPlus yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta menggunakan lotion anti nyamuk, kelambu, dan menghindari pakaian tergantung. Setiap orang yang mengalami demam tinggi diminta untuk segera memeriksakam diri ke fasilitas kesehatan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












