Megaproyek Puskesmas Tuanggeo Terbengkelai, Masih Tunggu Audit BPK

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 635 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fisik pembangunan Puskesmas Tuanggeo hanya 56 persen

Fisik pembangunan Puskesmas Tuanggeo hanya 56 persen

Fransiskus Stephanus Say bahkan menyampaikan informasi simpang siur tentang aliran dana proyek ke beberapa pihak. Karena itu dia mendesak pemerintah daerah haris memiliki keberanian membongkar dan menuntaskan persoalan proyek di Dinas Kesehatan.

“Harus ada sikap berani, tuntaskan semua, buka semua,” tegas dia.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera beraama Kadis Kesehatan da Kabag Administrasi Pembangunan Setda Sikka

Petrus Herlemus yang juga adalah Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Puskesmas Tuanggeo mengakui pekerjaan terlambat karena sebelumnya terjadi gagal lelang. Namun, kata dia, dari sisi waktu masih bisa dilaksanakan. Dia tidak sependapat jika pelaksanaan pekerjaan proyek itu disebut dipaksakan.

Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera secara diplomatis mengatakan Pemkab Sikka dan DPRD Sikka memiliki tujuan yang sama bahwa pelayanan masyarakat harus diutamakan. Dia menambahkan jika Puskesmas Tuanggeo dilanjutkan maka kebutuhan anggaran bukan lagi Rp 3,8 miliar, tapi bisa lebih.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Komisi 1 DPRD Sikka belum merekomendasikan kelanjutan pembangunan Puskesmas Tuanggeo. Rekomendasi yang disampaikan Komisi 1 adalah menunggu hasil audit dan rekomendasi dari BPK RI.

Sebagaimana diberitakan, PPK Puskesmas Tuanggeo Petrus Herlemus memastikan proyek miliaran rupiah yang dikerjakan oleh CV Jati Mas kini berstatus putus kontrak. Anggaran yang sudah dicairkan sebesar 40 persen dari nilai kontrak.

Berita Terkait

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA