YCGW alias AW dan MAAR alias Arina dikaruniai 5 orang anak, terdiri dari 4 orang putra dan 1 orang putri. Tiga di antaranya masih sekolah, dan 2 anak lagi dalam usia balita. Anak-anak ini sempat datang ke Mapolres Sikka beberapa saat saja setelah orangtua mereka dimasukkan ke dalam tahanan.
“Di tengah perjalanan kami berjuang membangun keluarga kecil kami, tiba-tiba kami dihadapkan pada peristiwa yang benar-benar mengguncang mental kami, kami dituduh dan dihakimi secara sepihak bahwa kami telah bersalah melakukan perbuatan yang kami yakini itu tidak kami lalukan,” ujar MAAR alias Arina tegar.
Pada bagian akhir curahan hatinya, MAAR alias Arina menyampaikan terima kasih kepada RD Ephi Rimo karena telah berjuang bersama mereka dalam mencari keadilan dan kebenaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih Romo Epi yang berjuang untuk kami, melawan, walaupun Romo harus dihujat, Tuhan memberkati Romo. Kami merasa telah dilakukan dengan tidak adil, namun apa daya kami hanya masyarakat biasa yang mesti tunduk dan taat kepada setiap putusan hukum,” ujar dia.
MAAR alias Arina juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Divisi Perempuan TRuK-F, Jaringan HAM Sikka, dan seluruh masyarakat yang sudah memberikan vonis sangsi sosial kepada dia bersama suaminya.
“Meskipun ini berat bagi kami, apalagi saya sebagai seorang ibu yang harus berpisah dengan anak saya, tapi sebagai seorang Katolik akan tetap setia memikul salib hidup saya sampai ke Golgota,” ujar dia.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












