Setelah Diperiksa 16,5 Jam, Polisi Tahan Pasutri Tersangka TPPO Eltras Pub, Sindiran MAAR: Terima Kasih Suster Ika

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,334 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka YCGW alias AW saat digiring ke tahanan Mapolres Sikka

Tersangka YCGW alias AW saat digiring ke tahanan Mapolres Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka akhirnya menahan YCGW alias AW dan MAAR alias Arina dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Eltras Pub Maumere. Penahanan terhadap pasangan suami istri tersebut setelah keduanya menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 16,5 jam.

Pemeriksaan berlangsung selama 2 hari, Kamis-Jumat (26-27/2) di ruang Pelayanan Perempuan Anak (PPA) Polres Sikka. Pemeriksaan pada hari pertama selama kurang lebih 6 jam, 2 tersangka dibolehkan pulang. Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan hari kedua, polisi langsung menahan pasutri tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua tersangka ini resmi ditahan Sabtu (28/2) pukul 00.30 Wita. Penyidik lebih dulu menggiring MAAR alias Arina ke dalam tahanan, lalu menyusul YKGW alias AW. Tampak keduanya begitu terpukul dengan upaya hukum yang dilakukan penyidik.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Tim Kuasa Hukum Eltras Pub sempat mengajukan penangguhan penahanan untuk MAAR alias Arina, mengingat statusnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang masih mengurus 5 anak, di antaranya 3 anak masih kecil. Penangguhan penahanan belum bisa diproses malam itu juga karena alasan harus melaporkan terlebih dahulu kepada Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno yang sedang dalam posisi tidur.

Lima anak tersangka mendatangi Mapolres Sikka, beberapa saat setelah YCGW alias AW dan MAAR alias Arina masuk ke dalam jeruji besi. Tim Kuasa Hukum meminta waktu agar anak-anak bisa bertemu orang tua, namun tidak diberi izin masuk ke dalam. Tersangka MAAR alias Arina sempat keluar dan menggendong anak ketiganya yang masih kecil.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sebelum digiring ke tahanan, MAAR alias Arina sempat menyampaikan isi hatinya kepada keluarga dan media. Salah satu poin yang dia sampaikan yakni mengucaplan terima kasih kepada Suster Fransiska Imakulata, Jaringan HAM Sikka, dan seluruh masyarakat yang sudah memberikan vonis sangsi sosial ini kepada kami.

Berita Terkait

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:27 WITA

Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Maumere dan Politik: Ketika Semua Hal Jadi Bahan Obrolan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:15 WITA

China Flores: Jejak Panjang dan Integrasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WITA

Arogansi Kekuasaan dan Matinya Ruang Dialog di Ende

Minggu, 19 April 2026 - 12:59 WITA

Legitimasi Kekuasaan, Epistemologi Demokrasi, dan Daya Pertimbangan Politik: Refleksi Filsafat Politik bagi Masa Depan Demokrasi di Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Berita Terbaru

Selebrasi pemain PSG setelah keluar sebagai juara Piala Champions 2026, Sabtu (30/5)

Nasional

PSG Juara Liga Champions 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA