


Maumere-SuaraSikka.com: Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban pembunuhan di Rubit Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka meminta penyidik Polres Sikka mendalami serius kasus tersebut. Bahkan mereka mendorong penyidik menggunakan pasal pembunuhan berencana.
Rudolfus P Mba Nggala, salah satu anggota Tim Kuasa Hukum keluarga korban mengatakan pihaknya telah memperhatikan kronologi peristiwa, kondisi korban, serta sejumlah fakta yang berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena itu kami memandang perkara ini patut didalami secara lebih serius sebagai dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak yang berujung pada pembunuhan, dengan kemungkinan penerapan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 459 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” ungkap Rudolfis Nggala saat konperensi pers di Maumere, Senin (9/3).
Menurut Tim Kuasa Hukum pendalaman terhadap aspek ini menjadi penting agar seluruh rangkaian peristiwa dapat dipahami secara utuh, termasuk kemungkinan adanya perencanaan, persiapan, atau keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban juga mendorong penyidik untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini, baik dalam bentuk turut serta, membantu, maupun mengetahui tetapi tidak melaporkan terjadinya tindak pidana.
Menurut Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban, dalam konteks hukum pidana nasional, setiap orang yang dengan sengaja membantu, menyembunyikan pelaku, atau menghilangkan barang bukti dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sesuai ketentuan Pasal 282 UU Nomor 1 Tahun 2023.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












