“Masih terkendala 2 titik, nanti kami lanjutkan minggu depan,” jelas Henrikus Lando.
Dua titik yang terkendala, menurut Henrikus Lando, sangat krusial sekali, karena persis pada lokasi tumbangnya tiang listrik. Dia menyebut krusial karena kabel jaringan listrik membentang di atas badan jalan. Kendaraan bermotor tidak berani melintasi 2 titik ini karena kuatir arus listrik dengan tekanan tinggi.
“Sampai sekarang pihak PLN belum pernah ke lokasi,” ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diberitakan, material longsor menutup ruas jalan Tanangalu-Paipenga di Kecamatan Paga Kabupaten Sikka. Kondisinya sudah 1 minggu lebih. Akibatnya akses transportasi di Desa Wolorega dan Desa Rejo serta beberapa desa lainnya menjadi lumpuh.
Longsoran terjadi pada Jumat (20/3) lalu akibat hujan deras yang menerjang Kecamatan Paga. Material longsoran berupa batu-batuan yang besar sehingga sulit dievakuasi secara manual. Butuh alat berat untuk menggusur material longsoran, karena terjadi pada banyak titik.*** (eny)



Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












