Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) yang dikelola Puspresnas, predikat paling berprestasi diberikan kepada SMK yang berhasil mengumpulkan medali terbanyak dari berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik. SMKS Yohanes XXIII masuk dalam 20 besar SMK terbaik dengan mengumpulkan 32 medali. Prestasi ini setara dengan SMKN 2 Tarakan Kalimantan Timur dan SMKN 1 Bantul Yogyakarta, karena sama-sama mengumpulkan 32 medali.
Kepala SMKS Bernad Keytimu menjelaskan metode penilaian Puspresnas dilakukan secara tertutup. Puspresnas menentukan secara acak 40 siswa, kemudian memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab secara online. Menurut dia, pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan seputar akademik dan non-akademik.
“Jadi anak-anak itu ditetapkan langsung oleh Puspresnas melalui data yang ada pada Dapodik. Nah, mereka menjawab sebagaimana yang mereka alami. Tidak ada campur tangan atau intervensi dari guru-guru,” ujar dia.
SMKS Yohanes XXIII Maumere mengedukasi 5 jurusan yakni Manajemen Perkantoran, Akuntansi, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV), dab Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Setiap jurusan didukung fasilitas yang lengkap, modern, dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Sekolah ini dibekali tenaga pendidik yang kompeten, profesional, dan berpengalaman pada bidang keahlian masing-masing.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












