Menurut dia, janji-janji politik dari Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi disampaikan pada saat negara dan daerah ini sedang dalam kondisi normal. Kondisi saat itu, hemat dia, berbeda dengan kondisi saat kini setelah mereka menjadi Bupati dan Wakil Bupati.
“Pada saat itu belum ada pemotongan anggaran ke daerah. Kalau tidak terjadi pemotongan, kemungkinan besar sudah dijalankan,” bela dia.
Asmiyanti Bhanda kemudian menyentil kebijakan retribusi parkir digital, yang dia sebut sebagai kebijakan positip yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Sikka terkait parkir digital. Bagi dia, kebijakan ini sangat berefek kepada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekarang ini pendapatan meningkat berkat retribusi parkir digital,” ujar dia tanpa menyodorkan data untuk mendukung argumentasi peningkatan pendapatan.
“Perseteruan” pendapat tentang kondisi Sikka saat ini, tidak berlangsung dalam mekanisme debat. Panitia kegiatan Evaluasi Penguatan Program dan Kelembagaan MPR RI hanya membuka kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pikiran dan pendapat tentang kondisi Sikka saat ini di bawah kepemimpinan Bupati Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi.
Kegiatan Evaluasi Penguatan Program dan Kelembagaan MPR RI mestinya menghadirkan Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng sebagai pembicara utama. Namun politisi senior Partai Golkar itu berhalangan hadir karena tidak ada penerbangan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Meski demikian kegiatan tetap dilaksanakan melalui mekanisne daring.
Hadir pada acara ini antara lain Ketua Partai Golkar Sikka Gorgonius Nago Bapa beserta jajaran pengurus Partai Golkar Sikka, Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu berama anggora Fraksi Maria Angelorum Mayestatis, Ketua AMPI Sikka Yance Maring, dan sebanyak 150 peserta yang didominasi mahasiswa dan kalangan muda di Kota Maumere.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












