Giliran Bupati Sikka Bantai Program DID Usulan Banggar

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 November 2020 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang anggaran DID, Jumat (27/11)

Suasana sidang anggaran DID, Jumat (27/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah usulan program yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) dibantai Badan Anggaran (Banggar) DPRD, kini giliran Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo membantai usulan Banggar untuk sumber dana yang sama.

Penjabat Sekda Sikka Wihelmus Sirilus menyampaikan kepada forum rapat Banggar, Jumat (27/11), bahwa seluruh usulan Banggar DPRD sudah disampaikan kepada Bupati Sikka.

“Dari catatan tadi malam, kami sudah sampaikan ke Bupati, dan hasilnya sudah ada. Nanti dijelaskan oleh Sekretaris Bapelitbang,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Bapelitbang Sikka Yohanes Laba menjelaskan bahwa pada prinsipnya Bupati Sikka menerima usulan Banggar DPRD sebagai rencana alternatif.

“Tetapi untuk program kegiatan yang bersumber dari DID, tetap sesuai dengan yang sudah diusulkan dari awal untuk pemenuhan hak-hak dasar masyarakat,” jelas Yohanes Laba.

Penjelasan Yohanes Laba terkait sikap Bupati Sikka terhadap usulan Banggar DPRD, membuat suasana rapat pun menjadi panas. Banggar DPRD tersinggung seolah-seolah apa yang mereka usulkan tidak untuk pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Baca Juga :  Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Banggar DPRD lebih kecewa lagi karena Bupati Sikka tetap mengalokasikan anggaran bidang infrastruktur yang sebenarnya tidak diamanatkan pada PMK 167/PMK.07/2020 atas Perubahan PMK 141/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Insentif Daerah.

Pimpinan Banggar Gorgonius Nago Bapa menegaskan bahwa Banggar DPRD fokus menekan defisit anggaran sebesar Rp 96 miliar lebih.

Karena itu usulan pada Bidang Infrastruktur dikembalikan, agar disesuaikan lagi dengan program kegiatan yang sudah diusulkan dalam RAPBD namun belum bisa diakomodir karena keterbatasan dana.

“Jika itu diakomodir maka kita bisa menekan defisit sebesar Rp 14.955.841.000,” jelas Gorgonius Nago Bapa.

Dalam perkembangan selanjutnya, Banggar DPRD menyepakati menggunakan program kegiatan yang sudah mereka usulkan pada rapat anggaran tadi malam.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) kemudian mengajukan usulan Rapat Konsultasi antara Bupati Sikka dan Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi, namun Banggar DPRD menolak dengan alasan anggaran DID sudah selesai dibahas.

Program kegiatan yang diusulkan Bupati Sikka pada Bidang Infrastruktur sebagian besarnya adalah peningkatan ruas jalan, kecuali Pembangunan 2 unit Jembatan Koa (Ojeubi Besar dan Ojeubi Kecil) Rp 6,5 miliar.

Usulan peningkatan jalan yakni ruas jalan Hale-Kilawair Rp 1,2 miliar, Lekebai-Wololangga Rp 1 miliar, Nangablo-Hagarhau Rp 1,2 miliar, Tanangalu-Woloara Rp 650 juta, Boganatar-Wailamung Rp 650 juta, Tanarawa-Natarmage Rp 1.150 juta, Waiara-Lakakotat Rp 1,2 miliar, Hokor-Nele Rp 200 juta, Kisa-Woloone Rp 200 juta, Done-Liakutu Rp 200 juta, dan Riidetut-Hewokloang Rp 805.841.000.

Sebanyak 12 program kegiatan bidang infrastruktur ini dikembalikan ke Bupati Sikka, karena infrastruktur tidak masuk dalam program yang dianggarkan melalui DID.*** (eny)

Berita Terkait

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA