711 Warga Ile Ape Timur Dievakuasi ke Lokasi Pengungsi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 Desember 2020 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi warga korban erupsi Gununh Ile Lewotolol, Senin (30/11) malam

Evakuasi warga korban erupsi Gununh Ile Lewotolol, Senin (30/11) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 711 warga Kecamatan Ile Ape Timur Kabupaten Lembata, dievakuasi ke Kota Lewoleba, Selasa (1/12) pagi tadi. Mereka ditempatkan tersebar pada beberapa lokasi pengungsi.

Mereka yang dievakuasi merupakan warga pada 4 desa, yakni Lamau, Tokojaeng, Waematan, dan Baollaliduli. Proses evakuasi berlangsung dramatis selama kurang lebih 11 jam.

Riswan, salah seorang Tim Rescue Basarnas Maumere menginformasikan proses evakuasi dimulai pada Senin (30/11) pukul 21.00 Wita, dan baru berakhir pada Selasa (1/12) pukul 08.00 Wita.

711 Warga Ile Ape Timur Dievakuasi ke Lokasi Pengungsi

Evakuasi ratusan warga 4 desa ini dipimpin BPBD Lewoleba. Selain Tim Rescue Basarnas Maumere, ikut terlibat juga aparat TNI Polri, Satpol PP Lembata, personil Dinas Pariwisata dan Dinas Perhuhungan Lembata, Tagana Lembata, PMI Lewoleba, dan organisasi Pramuka Lembata.

711 Warga Ile Ape Timur Dievakuasi ke Lokasi Pengungsi

Ratusan warga dievakuasi dari tempat tinggal mereka, untuk menghindari erupsi Gunung Ile Lewotolok. Kecamatan Ile Ape Timur merupakan salah satu wilayah yang langsung terkena dampak erupsi.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Riswan menambahkan banyak warga yang masih bertahan dan belum sempat dievakuasi. Karena itu rencananya hari ini tim akan kembali menyisir warga untuk dievakuasi ke lokasi pengungsian di Lewoleba.

Sebagaimana diberitakan, Gunung Ile Lewotolok mulai menyemburkan abu vulkanik dan material lainnya sejak Jumat pekan lalu. Aktifitas gunung berapi ini meningkat pada Minggu (29/11). Warga pun mulai panik dan memutuskan evakuasi mandiri ke rumah-rumah keluarga di Lewoleba.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA