Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng bertemu Menteri ESDM Arifin Tasrif, Selasa (21/2) pagi tadi.
Pertemuan khusus ini untuk membahas krisis BBM yang terjadi di Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur, dan bagaimana langkah-langkah untuk mengatasi hal tersebut.
Upaya ini boleh disebut sebagai gerak cepat, karena sebelumnya Melchias Markus Mekeng disambangi Penjabat Bupati Lembata Marsianus Djawa dan Ketua DPRD Lembata Petrus Gero.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua pejabat penting Kabupaten Lembata ini menyampaikan berbagai hal terkait pembangunan di kabupaten paling ujung timur di Pulau Flores itu.
Salah satu hal yang disampaikan antara lain krisis BBM, yang berdampak kepada terhambatnya pembangunan pada kabupaten kepulauan itu.
Respon cepat mantan Ketua Banggar DPR RI ini sangat berlasan, karena Kabupaten Lembata merupakan salah satu basis politik anggota DPR RI lima periode itu.
Sebagai politisi yang mewakili Daerah Pemilihan NTT 1, respon cepat ini juga berangkat dari keprihatinan dan kepedulian Melchias Markus Mekeng atas pembangunan di daerah itu.
“Saya barusan bertemu Pak Menteri ESDM. Kebetulan dia teman saya sudah bertahun-tahun. Saya meminta agar masalah BBM di Lembata segera diatasi sehingga masyarakat tidak terbebani dengan mahalnya BBM akibat langka,” ujar Melchias Markus Mekeng.
Sewaktu bertemu Menteri ESDM, Anggota Komisi XI DPR RI itu juga membawa surat dari Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa yang intinya menguraikan permasalahan kelangkaan BBM di Lembata.
Dalam pertemuan khusus itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif didampingi salah satu pejabat dari BP Migas dan Direktur Utama Pertamina Niaga.
Menurut Melchias Mekeng, baik Menteri ESDM maupun pejabat teknis yang hadir saat itu, merespons serius masalah kelangkaan BBM di Lembata.
“Respon sangat positip. Mereka langsung disposisi untuk segera mengatasi kelangkaan BBM di Lembata, dengan model jangka pendek dan juga jangka panjang,” ujar Melchias Markus Mekeng.
Untuk langkah awal penyelesaian krisis BBM di Lembata, ujar Melchias Markus Mekeng, Kementerian ESDM meminta Penjabat Bupati Lembata segera ke Jakarta guna bertemu BP Migas dan Pertamina Niaga.
“Supaya bisa dilakukan dan diselesaikan konsep permasalahan yang lebih terstruktur,” ujat Melcias Markus Mekeng melanjutkan pesanan dari Kementerian ESDM.
Politisi asal Kabupaten Sikka itu menambahkan bahwa memperjuangkan aspirasi warga masyatakat Kabupaten Lembata, secara politis bukan hal baru bagi dirinya.
Dia memastikan akan terus memperjuangkan semua aspirasi rakyat Lembata hingga terwujud nyata.*** (eny)















