Maumere-SuaraSikka.com: Sebastianus Sintu, warga Desa Nirangkliung Kecamatan Nita Kabupaten Sikka Propinsi NTT, menerima santunan korban banjir sebesar Rp 15 juta dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (27/2).
Meski masih dalam suasana duka, dia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Menurut laki-laki 52 itu, uang santunan tersebut bakal dia gunakan untuk membiayai pendidikan salah satu anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih banyak Ibu Menteri. Uang ini untuk biaya sekolah anak saya yang masih sekolah di SMPN 2 Nita,” ujar dia.
Sebastianus Sintu merupakan salah satu ahli waris yang mendapatkan santunan korban banjir dari Menteri Sosial.
Dia mendapatkan santunan menyusul anak perempuannya bernama Maria Marsela Naja, menjadi korban terseret banjir pada Sabtu (18/2).

Gadis 17 tahun yang masih duduk di Kelas X SMAN 2 Maumere ini terseret banjir bersama ibunya yang bernama Katarina Bura. Ibunya masih bisa diselamatkan.
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan santunan bagi 3 ahli waris korban banjir.
Selain Sebastianus Sintu, santunan juga diberikan kepada Maria dan Markus Mamun, menyusul 3 korban yang terseret banjir di Tanarawa Kecamatan Waiblama pada Rabu (15/2).
Masing-masing diberikan santunan sebesar Rp15 juta. Dengan demikian total bantuan yg diberikan senilai Rp 60 juta.
Penyerahan bantuan santunan dilaksanakan di Pantai Wairhubing, Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae.
Pada momentum ini, Kemensos menyerahkan bantuan penanganan bencana alam berupa bantuan logistik senilai Rp 249,6 juta.

Kemensos juga menyerahkan bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) kepada 18 orang. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp 126,1 juta.
Penerima bantuan Atensi terdiri dari 9 anak yang memerlukan perlindungan khusus (AMPK), 4 penyandang disabilitas, dan 5 orang lansia. Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Alok, Alok Timur, Nita, dan Magepanda;
Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan hidup layak seperti peralatan sekolah, penambahan nutrisi dan sembako, alat bantu berupa tongkat kaki empat untuk 4 lansia dan kursi roda multiguna untuk 1 orang penyandang disabilitas.
Selain itu bantuan kewirausahaan berupa ternak babi untuk dua orang (lansia dan disabilitas), dan bantuan kewirausahaan berupa motor roda tiga dan paket usaha untuk 1 orang disabilitas.*** (eny)















