Nasib Miris Ratusan Pelajar, 5 Bulan KBM di Bawah Pohon

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 November 2018 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan belajar mengajar di bawah pohon pada Sekolah Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Kelurahan Madawat Kecamatan Alok

Suasana kegiatan belajar mengajar di bawah pohon pada Sekolah Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Kelurahan Madawat Kecamatan Alok

Maumere-SuaraSikka.com: Rehabilitasi ruang kelas pada Sekolah Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Kelurahan Madawat Kecamatan Alok berimplikasi kepada nasib miris para pelajar. Mereka terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bawah pohon. Diperkirakan kondisi ini akan berlangsung selama 5 bulan, hingga Januari-Februari 2019.
Pelaksana Tugas SPNF SKB Sikka Hortensia Dou menjelaskan terdapat 105 pelajar setara SMP dan SMA yang menimba ilmu pengetahun di SPNF SKB. Para pelajar itu terdiri dari 63 orang setara SMP atau Paket B, dan 42 orang setara SMA atau Paket C.
Mereka terbagi dalam enam rombongan belajar, yakni Kelas VII berjumlah 37 orang, Kelas VIII berjumlah 13 orang, Kelas IX berjumlah 13 orang, Kelas X berjumlah 14 orang, Kelas XI berjumlah 17 orang dan Kelas XII berjumlah 11 orang.
Pemerintah pusat menurunkan dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2018 sebesar Rp 1,2 miliar untuk rehabilitasi 7 ruangan kelas, pembangunan baru 3 ruangan kelas, dan rehabilitasi aula serta kantor. Rehabilitasi dan pembangunan baru sedang dikerjakan secara swadaya. Dengan demikian praktis, para pelajar di SPNF SKB terpaksa belajar di bawah pohon, di halaman tengah sekolah tersebut.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

“Tidak ada lagi ruangan kosong, jadi anak-anak terpaksa belajar di bawah pohon. Mungkin kondisi ini bisa berlangsung sampai Januari-Februari tahun depan,” ujar Hortensia Dou yang ditemui Senin (11/11) lalu.
Hortensia Dou menambahkan awalnya enam rombongan belajar melaksanakan KBM di bawah pohon. Setelah itu dua rombongan kelas kembali KBM pada dua ruangan kelas yang sudah dilakukan rehabilitasi ringan. Sementara ini empat rombongan belajar masih KBM di bawah pohon.
Sebagian besar pelajar yang menimba ilmu di sekolah ini, rata-rata berasal dari orang tua yang secara ekonomi tergolong tidak mampu. Karena kondisi ekonomi yang demikian, para pelajar hanya membayar Rp 300 ribu untuk setiap tahun yang diistilahkan sebagai uang fasilitas. Dari uang tersebut sekolah membelanjakan kursi dan meja termasuk perbaikan kursi meja yang sudah rusak.
Ada 12 guru yang mengajar pada sekolah ini, terdiri dari 4 guru pegawai negeri sipil (PNS), dan 8 guru tutor. Guru-guru tutor mendapat insentif dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka, selaku instansi yang membawahi SPNF SKB. Tidak diketahui berapa besar insentif yang diterima guru tutor setiap bulannya.*** (eny)

Berita Terkait

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikqn keterangan kepada wartawan usai menggelar Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7)

Nasional

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:04 WITA