




Maumere-SuaraSikka.com: Stefanus Roy Rening, Bacaleg DPR dari Partai Perindo untuk Daerah Pemihan NTT 1, pekan lalu menjalankan safari wisata di Pulau Flores Propinsi NTT.
Safari wisata ini bertepatan dengan Hari Raya Paskah yang diperingati pada Minggu (9/4) lalu. Roy Rening tidak sendirian, dia memboyong istri dan dua dari empat anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tradisi Semana Santa di Larantuka Kabupaten Flores Timur, menjadi titik awal safari wisata Roy Rening bersama keluarga dan Sahabat Roy Rening.
Pengacara kondang ini kusuk mengikuti prosesi Jumat Agung di Larantuka. Dia berada di antara ribuan peziarah, mengelilingi delapan armida yang tersebar pada beberapa titik di dalam Kota Larantuka.

Dari Kota Larantuka, Roy Rening melanjutkan safari wisata ke Danau Kelimutu di Kabupaten Ende. Doktor hukum pidana ini bergerak dari Maumere melalui transportasi darat.
Tiba di parkiran kawasan Taman Nasional Kelimutu, Roy Rening disambut seorang tokoh adat. Sebuah sambutan spontanitas yang cukup surprise.
Tokoh adat ini menyapa secara adat. Lalu mengikatkan semacam lesu kecil di kepala Roy Rening. Lesu kecil juga diikatkan ke kepala anak-anak Roy Rening.
Cuaca Danau Kelimutu sepertinya sangat bersahabat dengan misi Roy Rening. Matahari muncul malu-malu sekitar pukul 10.30 Wita. Tidak terlalu panas. Kabut yang biasanya ramai “berkunjung”, hari itu absen.
Roy Rening bersama istri dan anak-anak serta Sahabat Roy Rening lalu menjajaki satu dari antara 7 keajaiban di dunia itu.
Awalnya mereka menikmati Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, yang oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda yang telah meninggal.
Setelah itu pindah ke sebelah, hanya beberapa meter saja, untuk mengagumi Tiwu Ata Polo. Penduduk sekitar percaya bahwa ini adalah tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang meninggal dan melakukan kejahatan selama hidup.
Sebelum berpindah ke puncak Danau Kelimutu, Roy Rening “menepi” di tempat ritus adat. Dengan sangat hati-hati, sambil memohon izin dan restu leluhur, Roy Rening memantapkan niat dan jalan pengabdian melalui kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Safari wisata di kawasan TNK, berakhir di puncak Danau Kelimutu. Tiwu Ata Mbupu yang berada di balik punggung bukit sudah bisa dilihat. Dari atas puncak, Roy Rening menikmati sungguh keindahan Tri Warna.
Tidak cukup hanya di situ. Sambil berdiri di atas ketinggian puncak Danau Kelimutu, Roy Rening kemudian membentangkan sebuah spanduk berukuran besar.
Spanduk Partai Perindo, bertuliskan angka 16 sebagai nomor urut peserta Pemilu 2024 mendatang. Bersama Sahabat Roy Rening, mereka berteriak lantang mengiktiarkan tekad mengantar Roy Rening ke Senayan.

Safari wisata Roy Rening ditutup di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoko. Sekitar 500 orang penduduk dari Desa Wolotolo dan desa-desa tetangga, menyatu dalam semangat yang sama untuk 1 kursi Senayan bagi Roy Rening.
Roy Rening tengah mengatur jadwal untuk menjejaki kakinya, bersafari dari Nagekeo hingga Manggarai Barat, termasuk Alor.*** (eny)

















