Safari Wisata Roy Rening, dari Semana Santa hingga Puncak Danau Kelimutu

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 April 2023 - 11:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bacaleg DPR RI Partai Perindo Stefanus Roy Rening bersama Sahabat Roy Reming mengibarkan spanduk perjuangan di puncak Danau Kelimutu, Selasa (11/4)

Bacaleg DPR RI Partai Perindo Stefanus Roy Rening bersama Sahabat Roy Reming mengibarkan spanduk perjuangan di puncak Danau Kelimutu, Selasa (11/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Stefanus Roy Rening, Bacaleg DPR dari Partai Perindo untuk Daerah Pemihan NTT 1, pekan lalu menjalankan safari wisata di Pulau Flores Propinsi NTT.

Safari wisata ini bertepatan dengan Hari Raya Paskah yang diperingati pada Minggu (9/4) lalu. Roy Rening tidak sendirian, dia memboyong istri dan dua dari empat anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi Semana Santa di Larantuka Kabupaten Flores Timur, menjadi titik awal safari wisata Roy Rening bersama keluarga dan Sahabat Roy Rening.

Pengacara kondang ini kusuk mengikuti prosesi Jumat Agung di Larantuka. Dia berada di antara ribuan peziarah, mengelilingi delapan armida yang tersebar pada beberapa titik di dalam Kota Larantuka.

Tokoh adat menyematkan lesu kecil di kepala Roy Rening

Dari Kota Larantuka, Roy Rening melanjutkan safari wisata ke Danau Kelimutu di Kabupaten Ende. Doktor hukum pidana ini bergerak dari Maumere melalui transportasi darat.

Tiba di parkiran kawasan Taman Nasional Kelimutu, Roy Rening disambut seorang tokoh adat. Sebuah sambutan spontanitas yang cukup surprise.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Tokoh adat ini menyapa secara adat. Lalu mengikatkan semacam lesu kecil di kepala Roy Rening. Lesu kecil juga diikatkan ke kepala anak-anak Roy Rening.

Cuaca Danau Kelimutu sepertinya sangat bersahabat dengan misi Roy Rening. Matahari  muncul malu-malu sekitar pukul 10.30 Wita. Tidak terlalu panas. Kabut yang biasanya ramai “berkunjung”, hari itu absen.

Roy Rening bersama istri dan anak-anak serta Sahabat Roy Rening lalu menjajaki satu dari antara 7 keajaiban di dunia itu.

Awalnya mereka menikmati Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, yang oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda yang telah meninggal.

Setelah itu pindah ke sebelah, hanya beberapa meter saja, untuk mengagumi Tiwu Ata Polo. Penduduk sekitar percaya bahwa ini adalah tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang meninggal dan melakukan kejahatan selama hidup.

Sebelum berpindah ke puncak Danau Kelimutu, Roy Rening “menepi” di tempat ritus adat. Dengan sangat hati-hati, sambil memohon izin dan restu leluhur, Roy Rening memantapkan niat dan jalan pengabdian melalui kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Roy Rening di atas ketinggian Danau Kelimutu

Safari wisata di kawasan TNK, berakhir di puncak Danau Kelimutu. Tiwu Ata Mbupu yang berada di balik punggung bukit sudah bisa dilihat. Dari atas puncak, Roy Rening menikmati sungguh keindahan Tri Warna.

Tidak cukup hanya di situ. Sambil berdiri di atas ketinggian puncak Danau Kelimutu, Roy Rening kemudian  membentangkan sebuah spanduk berukuran besar.

Spanduk Partai Perindo, bertuliskan angka 16 sebagai nomor urut peserta Pemilu 2024 mendatang. Bersama Sahabat Roy Rening, mereka berteriak lantang mengiktiarkan tekad mengantar Roy Rening ke Senayan.

Roy Rening bersama istri dan anak-anak pose di parkiran kawasan Taman Nasional Kelimutu

Safari wisata Roy Rening ditutup di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoko. Sekitar 500 orang penduduk dari Desa Wolotolo dan desa-desa tetangga, menyatu dalam semangat yang sama untuk 1 kursi Senayan bagi Roy Rening.

Roy Rening tengah mengatur jadwal untuk menjejaki kakinya, bersafari dari Nagekeo hingga Manggarai Barat, termasuk Alor.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA