

Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan, Jumat (16/6) malam, berhasil menemukan penumpang kapal nelayan mati mesin di Perairan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Semua mereka dalam keadaan selamat, dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan KSOP Labuan Bajo.
Kapal nelayan yang mati mesin tersebut ditemukan setelah 2 jam operasi SAR. Posisi kapal berada di tengah laut, dalam kondisi terombang-ambing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel memastikan kapal tersebut tidak tenggelam.
“Awalnya kami terima informasi bahwa kapal tenggelam, ternyata tidak, kapal ini mengalami mati mesin. Juga jumlah penumpang 4 orang, bukan 7 orang seperti informasi awal,” jelas dia melalui rilis yang diterima media ini Jumat (16/6) malam.
Dia menjelaskan evakuasi mengalami kendala karena tingginya gelombang sekitar 2,5-3 meter. Namun akhirnya dengan segala upaya, Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat berhasil merapat ke bodi kapala nelayan yang mati mesin.
Dia menambahkan setelah dilakukan komunikasi, hanya 1 orang saja yang bersedia dievakuasi. Sedangkan 3 orang lainnya memilih bertahan sambil terus melakukan perbaikan mesin kapal.
Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal nelayan dikabarkan tenggelam, Jumat (16/6), di perairan Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.
Kapal nelayan tersebut membawa 7 penumpang, berangkat pukul 13.00 Wita dari Pulau Sape Nusa Tenggara Barat menuju Pulau Ramu Kabupaten Manggarai Timur.
Dalam pelayaran 4 jam sesudahnya, gelombang setinggi 3-4 meter menerjang kapal ini, tepat di perairan Pulau Komodo. Kapal pun tenggelam.*** (eny)




















