Dugaan Sunat Dana Sertifikasi, Polisi Gencar Periksa Guru-Guru Usai Liburan Sekolah

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 16:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan sunat dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka sebesar Rp 642.159.226 terus menjadi atensi hukum yang serius bagi Polres Sikka.

Sementara ini agenda pemeriksaan saksi-saksi ditangguhkan, lantaran masih sedang dalam musim liburan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra memastikan pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi setelah liburan sekolah selesai.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Selesai liburan, kami mulai periksa guru-guru penerima dana sertifikasi,” jelas dia di Mapolres Sikka, Selasa (11/7).

Kasat Reskrim belum membeberkan berapa banyak guru penerima dana sertifikasi yang bakal dimintai keterangan.

“Belum tahu, banyak ” jawab dia singkat.

Sebelumnya penyidik Reskrim Polres Sikka telah mengambil keterangan sejumlah pihak seperti Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas PKO Sikka Alfred Miraflores, Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Irma, Kepala Dinas PKO yang diberhentikan sementara Yoseph Hariyanto Vandiron Sales, serta Operator dana sertifikasi Iswadi.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Selain Polres Sikka, kasus yang sama juga ditangani Kejaksaan Negeri Sikka. Jika penyidik Reskrim baru mau memeriksa guru-guru penerima dana sertifikasi, justeru penyidik Kejaksaan Negeri Sikka sudah lebih dulu melakukan pemeriksaan terhadap 50 orang guru.*** (eny)

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru