
Maumere-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan melewati transformasi demi transformasi, dari BPDPK, Perum Husada Bhakti, hingga PT Askes (Persero). Kini, BPJS Kesehatan telah berusia 55 tahun.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti berkesempatan menyampaikan pidato kelembagaan persis pada peringatan HUT ke-55, Sabtu (15/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Maumere, pidato kelembagaan Direktur Utama BPJS Kesehatan dibacakan Kepala BPJS Cabang Maumere I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha, pada saat apel bendera di halaman Kantor Cabang Maumere di Jalan Wairklau.
Ali Ghufron Mukti menyebutkan berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari penyelenggaraan jaminan kesehatan yang sifatnya terbatas bagi beberapa kalangan hingga kini program mulia ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Buat dia, perjalanan panjang mewujudkan cita-cita luhur penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan selalu menjadi kisah yang menarik untuk dikenang dan disyukuri setiap tahunnya.
Peringatan HUT ke-55 BPJS Kesehatan, kata dia, sekaligus menjadi perayaan syukur atas pencapaian BPJS Kesehatan yang luar biasa dalam menyelenggarakan Program JKN.
Ali Ghufron Mukti kemudian menyebutkan sejumlah prestasi yang diraih BPJS Kesehatan.

Pertama, 9 kali berturut-turut sejak beroperasinya BPJS Kesehatan dan 31 kali berturut-turut sejak PT ASKES (Persero), berhasil memperoleh Opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari Kantor Akuntan
Publik.
Kedua, kepesertaan JKN-KIS per 30 Juni tahun 2023 mencapai 257,3 juta jiwa atau sekitar 93,47% dari jumlah penduduk Indonesia.
Kondisi ini menggambarkan jumlahnya naik sekitar 8,6 juta jiwa, jika dibandingkan capaian pada 31 Desember tahun 2022 yaitu sebesar 248,7 juta jiwa.
Ketiga, jumlah pemerintah daerah dengan predikat UHC mencapai 25 propinsi dan 345 kabupaten/kota per Juni 2023, serta telah terselenggaranya UHC Award yang dilaksanakan pada 14 Maret 2023.
Keempat, realisasi pendapatan iuran tahun 2022 sebesar Rp 144,04 Triliun, bertumbuh sebesar Rp 726 Miliar terhadap pendapatan iuran sampai dengan Desember 2021 yaitu sebesar Rp 143,31 Triliun.
Kelima, kolektabilitas iuran tahun 2022 secara total mengalami peningkatan yang signifikan yakni
99,47% jika dibandingkan dengan kolektabilitas tahun 2021 yaitu 97,37%.
Keenam, jumlah FKTP kerja sama tahun 2022 yaitu 23.730 FKTP, yang berarti mengalami peningkatan sebanyak 122 FKTP dibanding tahun 2021 yaitu 23.608 FKTP kerja sama.
Ketujuh, jumlah FKRTL kerja sama tahun 2022 yaitu 2.963 FKRTL dan meningkat sebanyak 153 FKRTL dibanding tahun 2021 yaitu 2.810 FKRTL kerja sama.
Kedelapan, sepanjang tahun 2022, total pemanfaatan Program JKN-KIS oleh peserta, baik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di FKTP maupun FKRTL mencapai 502,87 juta pemanfaatan.
Kesembilan, inovasi layanan pada fungsi FKTP juga telah dimanfaatkan oleh peserta, 15,5 juta pemanfaatan skrining kesehatan, 21.780 faskes memanfaatkan layanan telekonsultasi dengan total 18,6 juta pemanfaatan serta 21.335 FKTP menerapkan layanan antrean online terkoneksi Mobile JKN.
Kesepuluh, dari sisi kepuasan peserta, pada tahun 2022 tercapai skor 89,6 untuk kepuasan peserta, dan indeks kepuasan Badan Usaha 90,3.

Ali Ghufron Mukti menambahkan selain capaian yang bersifat kontraktual, setiap tahunnya, BPJS Kesehatan juga selalu menorehkan prestasi-prestasi yang cemerlang dan diapresiasi oleh berbagai pihak.
Setelah menerima penghargaan tertinggi dari International Social Security Association (ISSA) dalam ISSA Good Practice Award 2021 untuk kawasan Asia Pasifik, BPJS Kesehatan mampu menorehkan catatan prestasi lain.
Pertama, penghargaan Platinum Award – The Best Sales Marketing for Government Company 2022 oleh Economic Review.
Kedua, penghargaan Gold Champion of Indonesia WOW Brand 2022 untuk kategori Health Insurance.
Ketiga, anugerah Pengawasan Kearsipan Tahun 2022 dengan predikat memuaskan Kategori
Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Setingkat Kementerian dan Lembaga Non Struktural, yang diselenggarakan oleh ANRI.
Keempat, The Best Social Insurance dalam The 3rd Indonesia Top 50 Insurance Awards 2022 yang diselenggarakan The Iconomics.
Kelima, Indonesia Best Brand Award 2022 Kategori Best Brand Platinum 2022, yang diselenggarakan SWA.
Keenam, anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 Kategori Lembaga Negara/Lembaga Pemerintahan Non Kementerian dengan Predikat Informatif yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat.
Ketujuh, Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2023 yaitu Platinum Winner – Sektor Lembaga – BPJS Kesehatan, Gold Winner
TikTok BPJS Kesehatan, Gold Winner, Kategori Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan, Gold Winner Youtube BPJS Kesehatan, Silver Winner Instagram BPJS
Kesehatan, Bronze Winner Media Info BPJS Kesehatan.
Kedelapan, Gold Champion of Indonesia WOW Brand Festive Day 2023 untuk kategori Health Insurance dan kategori Public Service Application untuk Aplikasi Mobile JKN yang diberikan oleh MarkPlus, Inc.
Kesembilan, The Best Company in Executing Digital Transformation in Public Service Agencies dalam acara SPEx2 DX Award ke-8 Tahun 2023.
Ali Ghuforn Mukti mengatakan pengakuan dunia internasional atas prestasi yang diraih BPJS Kesehatan juga semakin diperkokoh dengan diakuinya BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara single payer terbesar yang menyelenggarakan jaminan kesehatan nasional dengan skema kontribusi.
“Telah banyak negara yang mengapresiasi dan datang untuk belajar,” ujar dia bangga.
Terlebih lagi, BPJS Kesehatan juga dipercaya untuk menjadi Chairperson of ISSA Technical
Comission on Medical Care and Sickness Insurance selama beberapa tahun ini.
Atas segala pencapaian ini, Ali Ghufron Mukti mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras, soliditas dan loyalitas seluruh Duta BPJS Kesehatan dan seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan selama ini.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












