Lompati Pagar Rezeki Express, Matikan Listrik, Pencuri Garong Rp 8,6 Juta

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023 - 11:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,281 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Sikka Kompol Ruliyanto Junaedi Putera Pahroen menggelar konperensi pers kasus pencurian, Selasa (7/11)

Wakapolres Sikka Kompol Ruliyanto Junaedi Putera Pahroen menggelar konperensi pers kasus pencurian, Selasa (7/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Sia-sia sudah persembunyian MDR alias Nelson, pemuda berusia 26 tahun. Warga kelahiran Adonara yang beralamat di Desa Lela Kecamatan Lela Kabupaten Sikka, dibekuk Tim Unit Buser Reskrim Polres Sikka, Jumat (3/11).

MDR alias Nelson diduga kuat menjadi pelaku pencurian uang Rp 8.680.000 di Swalayan Rezeki Express yang terletak di Jalan Panjaitan Kelurahan Beru Kecamatan Alok.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

KBO Reskrim Polres Sikka Ipda I Nyoman Sang Pawarta mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa (24/10) sekitar pukul 03.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku masuk ke dalam Swalayan dengan cara melompat pagar. Dia lalu mematikan panel meteran listrik yang berada di bagian belakang bangunan swalayan.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

“Listrik sengaja dimatikan supaya aksinya tidak terekam kamera pengawas,” terang Ipda I Nyoman Sang Pawarta saat konperensi pers, Selasa (7/11).

Barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk mencongkel lemari uang Swalayan Rezeki Express

Pelaku kemudian membuka pintu lemari yang berisi uang, dengan menggunakan sebelah pisau yang dibawanya.

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA