Bilik Asmara di Lokasi Pengungsian, Perlukah?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 812 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Asep Purnama

Dokter Asep Purnama

MEMASUKI usianya yang ke-67, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) merayakan HUT-nya secara hybrid dan serentak pada 39 cabang seluruh Indonesia dengan host PAPDI Cabang Papua Barat dan Papua Barat Daya pada tanggal 17 Nopember 2024

Hari Minggu, 17 Nopember 2024, Ketua PAPDI Cabang NTT Dokter Andreas Nuho Fernandez Lewai, Sp.PD, K-EMD, FINASIM, MARS, memilih merayakannya dalam bentuk bakti sosial pelayanan kesehatan di Pos Lapangan Penanganan Pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi bertempat di LPUT Desa Egon Kecamatan Waigete.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah pengungsi mendekati 1.000 orang, berasal dari 5 desa yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur yang terdampak erupsi yaitu Desa Hikong, Desa Kringa, Desa Ojan, Desa Timu Tawa dan Desa Unek Dueng.

PAPDI Cabang NTT di lokasi Pos Lapangan Penanganan Pengungsi di Waigete

PAPDI Cabang NTT melakukan layanan kesehatan berkolaborasi dengan berbagai pihak antara lain IDI Cabang Sikka, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Angkatan 1985, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Klinik Utama Agradece dan Puskesmas Boganatar.

Sejumlah 31 tenaga kesehatan terdiri dari berbagai profesi – mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, dokter umum, apoteker, asisten apoteker, perawat, analis laboratorium – terjun langsung dalam aksi kemanusiaan ini.

Sekitar 200 warga mendapatkan layanan kesehatan dan sebagian lainnya yang masih sehat mendapatkan vitamin, susu, minyak kayu putih, masker dan lain-lain.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA