Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Meningkat di Tahun 2024, TRuK F Tangani 123 Korban

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 663 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator TRuK F Suster Fransiska Imakulata SSpS mendampingi istri korban TPPO saat konperensi pers terkait kasus TPPO yang melibatkan Caleg Terpilih DPRD Sikka, Kamis (27/6/2024)

Koordinator TRuK F Suster Fransiska Imakulata SSpS mendampingi istri korban TPPO saat konperensi pers terkait kasus TPPO yang melibatkan Caleg Terpilih DPRD Sikka, Kamis (27/6/2024)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kekerasan perempuan dan anak terus meningkat dalam wilayah kerja Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRuK F), khususnya di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

Koordinator TRuK F Suster Fransiska Imakukata SSpS mengatakan sepanjang tahun 2024, lembaga advokasi kemanusiaan ini menerima 77 laporan kasus kekerasan, dengan total 123 korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dibandingkan dengan tahun 2023, terjadi lonjakan kasus yang signifikan yakni setara 23,57 persen. Tahun sebelumnya, kata dia, TRuK F menangani 94 korban.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

“Peningkatan bukan sekedar angka statistik, tetapi ini sebuah peringatan keras bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi dengan pola yang semakin kompleks,” demikian Suster Fransiska Imakulata melalui Catatan Tahunan (Catahu) 2024.

Suster Fransiska Imakulata menduga data 77 laporan dengan 123 korban hanya sebagian kecil dari realitas yang ada di tengah masyarakat. Menurut dia, banyak kasus yang tidak terungkap akibat budaya bungkam, keterbatasan akses layanan, serta ketakutan korban untuk melapor.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

“Oleh karena itu, laporan ini juga menjadi panggilan bagi semua pihak untuk terus berjuang menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi perempuan dan anak,” harap Suster Fransiska Imakulata.

Berita Terkait

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores
237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terbaru