
Maumere-SuaraSikka.com: Kasus kekerasan perempuan dan anak terus meningkat dalam wilayah kerja Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRuK F), khususnya di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.
Koordinator TRuK F Suster Fransiska Imakukata SSpS mengatakan sepanjang tahun 2024, lembaga advokasi kemanusiaan ini menerima 77 laporan kasus kekerasan, dengan total 123 korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika dibandingkan dengan tahun 2023, terjadi lonjakan kasus yang signifikan yakni setara 23,57 persen. Tahun sebelumnya, kata dia, TRuK F menangani 94 korban.
“Peningkatan bukan sekedar angka statistik, tetapi ini sebuah peringatan keras bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi dengan pola yang semakin kompleks,” demikian Suster Fransiska Imakulata melalui Catatan Tahunan (Catahu) 2024.
Suster Fransiska Imakulata menduga data 77 laporan dengan 123 korban hanya sebagian kecil dari realitas yang ada di tengah masyarakat. Menurut dia, banyak kasus yang tidak terungkap akibat budaya bungkam, keterbatasan akses layanan, serta ketakutan korban untuk melapor.
“Oleh karena itu, laporan ini juga menjadi panggilan bagi semua pihak untuk terus berjuang menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi perempuan dan anak,” harap Suster Fransiska Imakulata.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















