Hingga Bulan Juni, Belum Ada Kegiatan Fisik Proyek di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,534 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sikka Ryan Luasa

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sikka Ryan Luasa

Maumere-SuaraSikka.com: Kalender nasional tahun ini sudah berjalan 6 bulan. Ironinya, hingga bulan Juni, belum ada satu pun kegiatan fisik proyek di Kabupaten Sikka. Tidak heran, bukan hanya masyarakat yang mengeluh, namun kontraktor pun menjerit.

Belum diketahui apa alasan hingga perjalanan setengah tahun ini tanpa ada kegiatan fisik proyek. Dugaan sementara, terkait kebijakan pemerintah pusat menyangkut efisiensi anggaran.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sikka Ryan Luasa membenarkan terlambatnya kegiatan fisik proyek diakibatkan karena kebijakan efisiensi anggaran.

“Di daerah juga harus ada penyesuaian, dan APBD pergeseran baru terjadi bulan April lalu,” ujar Ryan Luasa di ruang kerjanya, Selasa (3/6).

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Saat kini, kata dia, pemerintah baru melakukan proses perencanaan. Proses ini, ujar dia, membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan. Setelah itu baru dilanjutkan dengan proses fisik pekerjaan.

Untuk proses perencanaan, Ryan Luasa menyebut sejumlah perencanaan di Dinas PUPR, Dinas PKO, Dinas Kesehatan, dan Dinas P2KBP3A.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru