

Maumere-SuaraSikka.com: Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2026, akhirnya ditunda. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sikka bersepakat terlebih dahulu melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penundaan pembahasan disepakati pada hari pertama sidang Pansus KUAPPAS, Kamis (3/7). Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi meminta Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berkoordinasi dengan Kemendagri untuk memastikan jadwal konsultasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsultasi ke Kemendagri disepakati dalam 2 metode yakni Zoom Meeting, dan jika skema ini tidak bisa dilakukan, maka TAPD dan Badan Anggaran langsung mendatangi Kantor Kemendagri di Jakarta.
“Rapat Pansus kita skor sampai besok, sambil menunggu informasi jadwal konsultasi dari pemerintah,” ujar Stef Sumandi sambil mengetuk palu pimpinan.
Ihwal penundaan Pansus KUAPPAS setelah Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi yang memimpin Rapat Pansus mengakomodir sikap politik masing-masing Fraksi. Semua Fraksi setuju ditunda, kecuali Fraksi Partai Golkar yang diwakili anggota Pansus Maria Angelorum Mayestatis meminta sidang dilanjutkan.
Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri mengatakan siap melaksanakan Pansus KUAPPAS. Namun, dia mempertanyakan dasar hukum penyusunan KUAPPAS. Fraksi PKB sepakat dengan pikiran Fraksi Partai Gerindra yang sebelumnya mempersoalkan dasar hukum penyusunan KUAPPAS.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












