Upah Rendah, Buruh Pelabuhan di Maumere Menjerit

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 16:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,278 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aktifitas kegiatan di Pelabuhan Laurensius Say Maumere, Kamis (3/7)

Suasana aktifitas kegiatan di Pelabuhan Laurensius Say Maumere, Kamis (3/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan buruh di Pelabuhan Laurensius Say Maumere belakangan ini mulai menjerit. Pasalnya tuntutan dan tantangan kehidupan makin tidak sejalan dengan upah yang mereka terima. Upah sangat rendah, membuat mereka nyaris tidak bisa bertahan hidup.

Kondisi ini membuat sejumlah buruh yang tergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Laurensius Say mengadu ke DPRD Sikka, Kamis (3/7). Para buruh ingin agar wakil-wakil rakyat memberikan jalan keluar atas masalah serius yang sedang mereka hadapi.

Perwakilan buruh sempat bertemu Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi. Politisi PDI Perjuangan itu mendengarkan dengan bijak keluhan para buruh. Karena persoalan ini melibatkan banyak pihak lain, Stef Sumandi berencana menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pihak.

Perwakilan buruh menyampaikan surat pengaduan kepada staf Sekretariat DPRD Sikka, Kamis (3/7)

Vinsensius, seorang warga Kelurahan Kabor Kecamatan Alok mengaku sudah puluhan tahun bekerja sebagai buruh darat. Menurut dia, baru belakangan ini burih darat merasakan kesulitan yang sangat terbebani.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Buruh darat, jelas dia, berjumlah 180 orang. Mereka dilebur menjadi 6 kelompok kerja, dengan setiap kelompok beranggotakan 30 orang. Vinsensius sendiri masuk dalam Kelompok 5.

Sistem pengupahan kepada buruh darat berdasarkan hitungan bongkar muat barang pada container milik perusahaan-perusahaan. Beberapa perusahaan yang menggunakan jasa buruh darat seperti PT Citra Niaga Logistik Maumere, PT Seran Permai Maumere, PT Meratus Line Cabang Maumere, dan PT Roxy Mena Maumere.

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA