Bidan Desa Ini Jadi Saksi Manfaat Program JKN bagi Warga Pulau Sukun

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 128 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wa Oshin, bidan desa di Pulau Sukun, peserta Program JKN

Wa Oshin, bidan desa di Pulau Sukun, peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus menjadi penopang utama masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau. JKN bahkan sudah masuk ke Pulau Sukun, sebuah wilayah terisolir yang terletak di Desa Semparong Kecamatan Alok Kabupaten Sikkka. Banyak warga di pulau ini sudah memanfaatkan program fenomenal tersebut.

Wa Oshin, bidan desa di Pulau Sukun telah merasakan manfaat Program JKN. Perempuan 36 tahun ini merupakan peserta JKN yang terdaftar sebagai Peserta Penerima Upah (PPU) Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya sudah lama menjadi peserta JKN. Saya adalah bidan desa di Pulau Sukun, pulau terluar dari Kabupaten Sikka. Kalau ke sana harus pakai kapal,” ujar Oshi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Maumere, Rabu (12/11).

Oshi menceritakan bahwa dia sering kali memanfaatkan Program JKN. Dia mengaku sangat terbantu karena layanan kesehatan yang diterima sangat baik. Oshi sering kali merasa sakit ketika haid sehingga membuatnya harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

“Saya sering menggunakan Program JKN jika sakit. Karena saya punya riwayat penebalan di rahim sehingga sering merasa sakit apabila haid,” ujar dia.

Oshi mengingat kembali kejadian beberapa tahun lalu ketika dia masih menjadi peserta JKN di Kelas 2. Waktu itu tahun 2017 dia mengalami sakit dan harus dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere. Kamar hak kelasnya penuh, sehingga dia dirawat di Kelas 1.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru