Setelah Diperiksa 16,5 Jam, Polisi Tahan Pasutri Tersangka TPPO Eltras Pub, Sindiran MAAR: Terima Kasih Suster Ika

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,351 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka YCGW alias AW saat digiring ke tahanan Mapolres Sikka

Tersangka YCGW alias AW saat digiring ke tahanan Mapolres Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka akhirnya menahan YCGW alias AW dan MAAR alias Arina dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Eltras Pub Maumere. Penahanan terhadap pasangan suami istri tersebut setelah keduanya menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 16,5 jam.

Pemeriksaan berlangsung selama 2 hari, Kamis-Jumat (26-27/2) di ruang Pelayanan Perempuan Anak (PPA) Polres Sikka. Pemeriksaan pada hari pertama selama kurang lebih 6 jam, 2 tersangka dibolehkan pulang. Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan hari kedua, polisi langsung menahan pasutri tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua tersangka ini resmi ditahan Sabtu (28/2) pukul 00.30 Wita. Penyidik lebih dulu menggiring MAAR alias Arina ke dalam tahanan, lalu menyusul YKGW alias AW. Tampak keduanya begitu terpukul dengan upaya hukum yang dilakukan penyidik.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Tim Kuasa Hukum Eltras Pub sempat mengajukan penangguhan penahanan untuk MAAR alias Arina, mengingat statusnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang masih mengurus 5 anak, di antaranya 3 anak masih kecil. Penangguhan penahanan belum bisa diproses malam itu juga karena alasan harus melaporkan terlebih dahulu kepada Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno yang sedang dalam posisi tidur.

Lima anak tersangka mendatangi Mapolres Sikka, beberapa saat setelah YCGW alias AW dan MAAR alias Arina masuk ke dalam jeruji besi. Tim Kuasa Hukum meminta waktu agar anak-anak bisa bertemu orang tua, namun tidak diberi izin masuk ke dalam. Tersangka MAAR alias Arina sempat keluar dan menggendong anak ketiganya yang masih kecil.

Baca Juga :  Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Sebelum digiring ke tahanan, MAAR alias Arina sempat menyampaikan isi hatinya kepada keluarga dan media. Salah satu poin yang dia sampaikan yakni mengucaplan terima kasih kepada Suster Fransiska Imakulata, Jaringan HAM Sikka, dan seluruh masyarakat yang sudah memberikan vonis sangsi sosial ini kepada kami.

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA